_

_
___

Sabtu, 01 Februari 2014

Iman Kepada Malaikat


        


 Iman kepada Malaikat merupakan rukun iman yang kedua. Para malaikat itu adalah hamba-hamba Allah swt yang dimuliakan karena tugasnya hanya untuk taat dan patuh kepada tugas-tugas yang diperintahkan oleh Allah swt. Karena malaikat tidak memiliki nafsu maka tidak ada keinginan untuk melanggar apa yang menjadi tugasnya.

Pengertian iman kepada malaikat adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah swt. menciptakan makhluk yang paling taat yakni malaikat, yang tidak pernah membantah perintah-Nya. Malaikat merupakan ciptaan Allah yang berwujud sebagai makhluk halus dan ghaib, sehingga Malaikat bersifat abstrak dan immaterial. Jumlah malaikat tidak terbatas, tetapi yang wajib diimani berjumlah 10, yaitu :
  1. Malaikat Jibril, tugasnya adalah menyampaikan wahyu dari Allah swt. kepada para Nabi dan Rasul. Malaikat Jibril sering disebut juga dengan Ruhul Amin atau Ruhul Qudus.
  2. Malaikat Mikail, bertugas menyampaikan dan membagi rezeki kepada seluruh makhluk yang ada dimuka bumi.
  3. Malaikat Israfil, tugasnya meniup sangkakala sebagai pertanda kiamat, maupun saat yaumul ba’as yaitu dibangkitkannya seluruh manusia pada hari kebangkitan.
  4. Malaikat Izrail, tugasnya mencabut nyawa seluruh makhluk apabila ajalnya telah tiba.
  5. Malaikat Raqib, tugasnya mencatat amal perbuatan manusia yang baik.
  6. Malaikat Atid, tugasnya mencatat perbuatan buruk manusia.
  7. Malaikat Munkar, tugasnya menanyai manusia di alam barzakh (alam kubur).
  8. Malaikat Nakir, tugasnya menanyai manusia di alam barzakh (alam kubur).
  9. Malaikat Ridwan, adalah malaikat yang bertugas menjaga dan memelihara surga.
  10. Malaikat Malik, adalah malaikat yang bertugas menjaga nerak


HIKMAH IMAN KEPADA MALAIKAT
Kewajiban beriman kepada Malaikat ini memiliki beberapa hikmah yang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Di antara hikmahi tersebut adalah : 
a. Meningkatkan keimanan manusia kepada Allah, mengingat Malaikat merupakan salah satu ciptaan-Nya.
b. Membentuk jiwa seorang muslim yang benar-benar bertakwa kepada Allah, karena iman kepada Allah dan iman kepada Malaikat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
    c. Mendorong manusia untuk senantiasa bertindak hati-hati, karena dia menyadari bahwa setiap perbuatannya selalu diawasi oleh para Malaikat. 
    d. Mendorong manusia untuk selalu meningkatkan amal baik, karena manusia menyadari bahwa sekecil apapun tindakan baiknya akan dicatat oleh Malaikat.
      e. Menghindarkan diri manusia dari perbuatan tercela yang akan menurunkan martabat dan derajat dari manusia itu sendiri.

TANDA-TANDA PERILAKU BERIMAN KEPADA MALAIKAT
Sebagai muslim yang memiliki iman kepada Malaikat, seseorang akan menunjukkan beberapa perilaku yang mengindikasikan dari rasa keimanannya itu sendiri. Di antara tanda-tanda perilaku dari orang yang beriman kepada Malaikat antara lain :
      a.    Bertindak hati-hati dalam berperilaku keseharian
      b.    Memiliki kepedulian social dalam hidup dengan masyarakat sekitar
      c.     Perilaku yang ditampilkan mampu menjadi suri tauladan bagi lingkungannya
      d.    Selalu berusaha untuk memperbaiki diri sendiri dari waktu ke waktu
      e.    Berpikiran positif terhadap berbagai kejadian yang terjadi sekitarnya


Oleh karena itu, kita sebagai makhluk ciptaan Allah SWT harus senantiasa mencerminkan perilaku iman kepada malaikat dengan bersikap hati-hati dalam melakukan sesuatu karena semua hal baik/buruk yang kita lakukan akan dicatat oleh malaikat.

Nama    : Lulu Amalia Octaviany
Absen    : 15
Kelas     : X  - IPS 2
 

Sabtu, 21 Desember 2013

Sistem Ekskresi

Manusia memiliki organ atau alat-alat ekskresi yang berfungsi membuang zat sisa hasil metabolisme. Zat sisa hasil metabolisme merupakan sisa pembongkaran zat makanan, misalnya: karbondioksida (CO2), air (H20), amonia (NH3), urea dan zat warna empedu. Zat sisa metabolisme tersebut sudah tidak berguna lagi bagi tubuh dan harus dikeluarkan karena bersifat racun dan dapat menimbulkan penyakit. Organ atau alat-alat ekskresi pada manusia terdiri dari :

1. Paru-paru
Paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O). Paru-paru berada di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang-tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru kanan yang memiliki tiga gelambir dan paru-paru kiri memiliki dua gelambir. Paru-paru sebenarnya merupakan kumpulan gelembung alveolus yang terbungkus oleh selaput yang disebut selaput pleura.

2. Hati
Hati merupakan organ yang sangat penting, berfungsi untuk:
1. Menghasilkan empedu yang berasal dari perombakan sel darah merah
2. Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh dan membunuh bibit penyakit
3. Mengubah zat gula menjadi glikogen dan menyimpanya sebagai cadangan gula
4. Membentuk protein tertentu dan merombaknya
5. Tempat untuk mengubah pro vitamin A menjadi vitamin
6. Tempat pembentukan protrombin yang berperan dalam pembekuan darah
Zat warna empedu hasil perombakan sel darah merah yang telah rusak tidak langsung dikeluarkan oleh hati, tetapi dikeluarkan melalui alat pengeluaran lainnya. Misalnya, akan dibawa oleh darah ke ginjal dan dikeluarkan bersama-sama di dalam urin.

3. Kulit
Seluruh permukaan tubuh kita terbungkus oleh lapisan tipis yang sering kita sebut kulit. Kulit merupakan benteng pertahanan tubuh kita yang utama karena berada di lapisan anggota tubuh yang paling luar dan berhubungan langsung dengan lingkungan sekitar. Fungsi kulit antara lain sebagai berikut :
1. mengeluarkan keringat
2. pelindung tubuh
3. menyimpan kelebihan lemak
4. mengatur suhu tubuh, dan
5. tempat pembuatan vitamin D dari pro vitamin D dengan bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet

4. Ginjal
Struktur ginjal terdiri dari: kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medula) dan rongga ginjal (pelvis). Pada bagian kulit ginjal terdapat jutaan nefron yang berfungsi sebagai penyaring darah. Setiap nefron tersusun dari Badan Malpighi dan saluran panjang (Tubula) yang bergelung. Badan Malpighi tersusun oleh Simpai Bowman (Kapsula Bowman) yang didalamnya terdapat Glomerolus. Fungsi ginjal antara lain sebagai berikut :
1. Menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme tubuh
2. Mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan
3. Reabsorbsi (penyerapan kembali) elektrolit tertentu yang dilakukan oleh bagian tubulus ginjal
4. Menjaga keseimbanganan asam basa dalam tubuh manusia
5. Menghasilkan zat hormon yang berperan membentuk dan mematangkan sel-sel darah merah (SDM) di sumsum tulang

Jumat, 15 November 2013

Pentingnya Perilaku Jujur Dalam Kehidupan Sehari-hari

Di zaman sekarang ini, perilaku jujur amat sulit kita temukan. Hamper di kehidupan masyarakat saat ini tidak menerapkan sifat jujur pada dirinya, mungkin hanya beberapa orang saja yang menerapkan sifat jujur pada dirinya.  Kehidupan dunia tidak akan baik, dan agama juga tidak bisa tegak di atas kebohongan, khianat serta perbuatan curang. Perilaku jujur bisa mendatangkan ketenangan dalam hati karena tidak ada beban masalah. Jika kita suka berperilaku tidak jujur maka hidup kita akan senantiasa resah dan gelisah.  


"Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan orang yang membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertaqwa. Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Rabb mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik". [Az zumar:33-34].

Perilaku terpuji (akhlakul karimah) merupakan ciri kepribadian muslim yang sempurna. Salah satu akhlakul karimah adalah sifat jujur. Pengertian jujur adalah kebenaran, yaitu sesuainya antara perkataan dan kenyataan atau i’tikad yang ada dalam hati. Lawan dari jujur adalah dusta. Dusta adalah sesuatu yang bertentangan dalam kenyataan.  Perilaku jujur tidak hanya diwujudkan dalam ucapan namun juga dalam setiap tingkah laku dan perbuatan.

Kejujuran sendiri diartikan sebagai ketenangan hati yang merupakan satu pondasi yang mendasari iman seseorang, karena sesungguhnya iman itu adalah  membenarkan dalam hati akan adanya Allah SWT. Maka orang yang tidak jujur akan menghilangkan kepribadian mukmin dan melenyapkan iman.

Perilaku jujur harus dibiasakan sejak kecil, serta di terapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan keluarga , sekolah ataupun dilingkungan masyarakat. Jika kita selalu berperilaku jujur sejak kecil dan menyadari apa akibat dari kebohongan maka kita mudah mendapat teman, mudah mendapat pekerjaan, mudah mendapat kesuksesan, dipercaya  oleh orang lain, dan lain - lain. Manfaat dari perilaku jujur :
      1.       Jujur akan mengantar kita ke Surga
      2.      Jujur akan melahirkan ketenangan
      3.      Jujur akan mengantarkan pelakunya pada derajat tertinggi
      4.      Jujur akan mengantarkan pada keberkahan


 Berbohong bukan saja akan mendatangkan kesengsaraan, tapi perbuatan itu percuma saja kita lakukan. Sebab, di akhirat kelak, panca indera kita akan mengatakan sejujurnya apa yang telah kita perbuat. Jika di dunia ini mulut kita bisa berbohong, di akhirat nanti perbuatan tercela itu tak bisa lagi kita lakukan, pada saat itu mulut kita akan terkunci. Namun, tangan dan kaki serta anggota tubuh kita yang lainlah yang akan berbicara.



        


       Karya : Lulu Amalia Octaviany ( X - IPS 2 )